Posts

Showing posts from March, 2017

Membuat Widget Postingan Terbaru di Blog Keren dengan Animasi

Image
Pada postingan kali ini saya akan membagikan bagaimana cara membuat widget postingan terbaru dengan animasi sehingga tidak akan memakan banyak tempat pada template sobat sekalian karena yang ditampilkan bisa bergantian dengan penyesuaian sesuai dengan keinginan sobat sekalian. widget postingan terbaru akan berbentuk seperti ini : klik gambar untuk memperbesar

Dasar Teknologi Hasil Ternak (Pengujian Sifat Fisik Kulit)

Image
TINJAUAN PUSTAKA klik gambar untuk memperbesar Kulit hewan merupakan bahan mentah kulit samak, yang berupa tenunan dari tubuh hewan yang terbentuk dari sel-sel hidup serta hasil-hasilnya. Ditinjau secara histologi kulit hewan mamalia mempunyai struktur yang bersamaan, yang terdiri dari 3 lapis yang jelas dalam struktur maupun asalnya(Soeparno,2001).

Dasar Teknologi Hasil Ternak (Pengujian Kualitas Telur)

Image
Tinjauan Pustaka klik gambar untuk memperbesar Kualitas Telur Eksterior Struktur telur. Bardasarkan susunan fisikokimianya, telur terdiri dari 11% kerabang telur, 30% sampai 32% kuning telur, dan 57% sampai 60% putih telur (Indratiningsih dan Rihastuti, 1996). Susunan telur yang lengkap terdiri dari discus germinalis , kuning telur, putih telur, selaput kerabang dan kerabang telur (Buckle, et al l, 1978). Sedangkan faktor yang mempengaruhi kualitas telur secara umum adalah berat, volume, lingkar panjang, lingkar lebar indeks telur dan luas permukaan (Indratiningsih dan Rihastuti, 1996).

Ilmu dan Teknologi Daging (Pengolahan Daging)

Image
Tinjauan Pustaka kluk gambar untuk memperbesar Sosis Pertama kali diperkenalkan sosis merupakan makanan yang berbentuk silindris atau bulat panjang yang merupakan hasil pengolahan daging cincang yang telah dibumbui yang kemudian di masukkan dalam casing yang dibuat dari usus sapi atau domba, atau bahan lain sehingga berbentuk silindris. Pada pembuatan sosis dilakukan proses pemasakan bahan yang antara lain bertujuan untuk menyatukan komponen adonan sosis yang berupa emulsi minyak air dengan protein myosin daging sebagai penstabilnya. Selain itu juga bertujuan untuk memantapkan warna daging dan untuk menginaktifkan mikrobia (Rahmat, 2001).

Teknologi Hasil Ternak (Pemotongan Ternak)

Image
Tinjauan Pustaka klik gambar untuk memperbesar Daging merupakan bahan pangan sumber protein dengan kandungan gizi yang lengkap dan bisa diolah menjadi berbagai jenis produk makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan yang layak untuk dimakan dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya termasuk diantaranya hati, ginjal, otak, paru, jantung, limpa, pankreas dan jaringan otot serta semua produk daging (Soeparno,1998).

Pelajaran Hidup

Image
klik gambar untuk memperbesar Yuni adalah seorang muda yang cantik, dia sudah bekerja di perusahaan ini selama 3 tahun, tapi orang-orang baru yang belum bekerja lama saja sudah naik pangkat, sedangkan dia sama sekali tidak, tentunya dia merasa sangat kecewa.

Sebuah Renungan #2

Image
klik gambar untuk memperbesar Ada orang yang diuji dengan pasangannya Ada orang yang diuji dengan jodohnya Ada orang yang diuji dengan kesehatannya Ada orang yang diuji dengan keturunannya

Teknologi Hasil Ternak (Pengujian Kualitas Susu)

Image
Tinjauan Pustaka klik gambar untuk memperbesar Definisi susu dipandang dari segi peternakan adalah suatu sekresi kelenjar susu dari sapi yang sedang laktasi dan dilakukan pemerahan dengan sempurna, tidak termasuk kolostrum serta tidak ditambah atau dikurangi oleh suatu komponen dari segi kimia yaitu mengandung zat kimia organis ataupun anorganis berupa zat padat, air dan zat yang larut dalam air zat tersebut adalah protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin dan enzim (Soeparno et al .,2001).

Teknologi Hasil Ternak (Ilmu Daging)

Image
TINJAUAN PUSTAKA Klik gambar untuk memperbesar Struktur dan Sifat-Sifat Otot Otot adalah jaringan yang mempunyai struktur dan mempunyai fungsi sebagai penggerak serta tersusun dari banyak ikatan serabut otot atau sering disebut fasikula. Fasikula ini terdiri dari serabut-serabut otot yang lazim dinamakan miofibril, sedangkan miofibril tersusun dari filamen-filamen. Kumpulan filamen ini disebut miofilamen. Pada otot juga terdapat jaringan ikat yang mengelilingi penyusun dari daging. Soeparno (1998) menerangkan bahwa jaringan ikat tersebut tersusun dari epimisium yang terdapat disekeliling otot, perimisium yang terletak diantara fasikula, dan endomesium yang membungkus serabut otot atau sel otot dan juga membungkus membran sel (sarkolema).

Ilmu dan Teknologi Daging (Pengujian Kualitas Daging)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya (Soeparno, 1998).

Biokimia Dasar (Xantophyl Telur)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Klik gambar untuk memperbesar Warna kuning telur dipengaruhi oleh apa yang diserap dari makanannya. Warna kuning telur dihasilkan oleh sekelompok bahan yang disebut hidroksi caroteinoid dari beberapa tanaman. Kelompok carotenoid yang berpotensi sebagai penyumbang warna alami adalah xanthofil yang terdiri dari lutein dan zeaxanthin. Penentuan kualitas kuning telur dilakukan dan mengamati beberapa karakteristik yaitu warna, bentuk dan kekuatan membran kuning telur. Stress yang dapat mempengaruhi kadar xanthofil sehingga dapat berpengaruh pada warna kuning telur (Stadellman, 1995).

Biokimia Nutrisi (Tepung Kedelai)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Kacang kedelai mengandung protein antara 40%-50%. Sebagai bahan makanan ternak, kedelai bijian memang tidak digunakan dalam bahan mentah. Selain masih digunakan untuk pembuatan tempe dan tahu, kacang kedelai bijian mentah mengandung penghambat tripsin yang harus dihancurkan melalui pemanasan atau dengan metode lainnya (Rasyaf, 1990).

Sebuah Renungan #1

Image
"Adakah tercantum nama kita di dalam daftar tempat-tempat yang Alah sukai ?" Klik gambar untuk memperbesar Alkisah, seorang tukang besi bertanya kepada seorang Ustadz... "Ustad..! Kenapa ya..! Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini-begini aja..! Terus hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya..! Bosan saya Ustadz..! Saya ingin behagia tapi kenapa susah sekali  ya ?"

Biokimia Nutrisi (Pengujian Aktivitas Lipase Serum)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Lipase merupakan kelompok enzim yang secara umum berfungsi pada hidrolisis lemak, mono, di dan trigliseridda untuk menghasilkan asam lemK bebas dan gliserol. Enzim ini juga digunakan untuk hidrolisis triasgliserol menjadi diasil gliserol dan asam lemak bebas (Lhing-Zhi, 2007).

Biokimia Dasar (Protein)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Pengertian Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti “yang paling utama”) adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfurfosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua selvirus. serta makhluk hidup dan kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. (Nugraha, 2009).

Biokimia Nutrisi (Mikrobia Rumen)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Sumber protein untuk ternak ruminansia adalah protein mikrobia rumen. Mikrobia rumen sangat dibutuhkan peranannya untuk memecah komponen serat kasar pakan sehingga mudah dimanfaatkan oleh induk semangnya. Jumlah dan aktifitas sangat tergantung pada ketersediaan nutrien, pH rumen, produksi saliva dan tingkat penyerapan produk fermentasi. Adanya mikrobia menyebabkan ruminanasia dapat menggunakan NPN termasuk urea (Hartadi et al., 1990).

Biokimia Nutrisi (Penetapan Kadar Phosphor)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Phosphor pada tubuh terutama terdapat bersama dengan Ca dalam tulang. Pada jaringan yang lain P terdapat phospoprotein atau asam nukleat sebagai polipeptida. Jumlah P dalam tubuh lebih sedikit dari pada Ca. Jumlah P pada tulang dan gigi hanya mencapai 80 % sedang jumlah Ca mencapai 90 % dari seluruh jumlah Ca dan P yang dalam tubuh. Dalam serum terdapat P sebanyak 4 - 12 mg per 100 cc (Kamal, 1982).

Biokimia Dasar (Karbohidrat)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon, hidrogen dan oksigen. Sebagai salah satu jenis zat gizi, fungsi utama karbohidrat adalah penghasil energi di dalam tubuh. (Irawan, 2007)

Biokimia Nutrisi (Penetapan Kadar Kalsium)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Ca merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh dan merupakan komponen paling penting dalam tulang dan gigi. Ca dalam tulang dan gigi terdapat sampai sebanyak 99 % dari total keseluruhan Ca yang ada dalam tubuh, sedang sisanya terdapat dalam cairan dan jaringan serta organ tubuh lainnya. Pada plasma hewan mamalia mengandung 8 -12 mg Ca per 100 cc, sedang plasma pada ayam petelur mengandung Ca lebih banyak (Kamal, 1982).

Biokimia Ternak (Ekskresi Derivat Purin dalam Urin)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Saluran purin yang melebihi keperluan akan sintesis polinukleotida akan dipecah. Adenosit mula-mula akan mengalami deaminasi oleh kerja enzim adenosine deaminase. Kemudian Fosforilasi nukleosida mengeluarkan residu ribose sehingga hasilnya adalah hipoxanthin. Xanthin oksidase mengubah hipoxanthin menjadi xanthin. Selanjutnya menjadi asam urat. Guanosin menempuh jalur yang sama. Fosforilase nukleosida akan menghasilkan guanine dan basa yang dihasilkan diubah menjadi xanthin dan enzim guanin deaminase (Chen dan Gomes,1995).

Liburan Keluarga Ke Lembah Hijau Bandar Lampung

Image
Klik gambar untuk memperbesar

Biokimia Nutrisi (Darah)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Darah terdiri dari plasma darah dan unsur seluler. Unsur-unsur seluler tersebut terdiri dari sel darah merah, sel darah putih dan keeping darah. Sel darah merah sering disebut eritrosit, sel darah putih disebut leukosit, sedangkan keping darah sering disebut trombosit. Darah memiliki beberapa fungsi yaitu: membawa nutrien yang telah disiapkan oleh saluran pencernaan menuju jaringan tubuh, membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan, membawa karbondioksida di jaringan ke paru-paru, membawa produk buangan dari berbagai jaringan menuju ginjal untuk diekskresikan, membawa kelenjar hormon endokrin ke organ-organ lain di dalam tubuh, berperan dalam pengendalian suhu dan berperan dalam mempertahankan keseimbangan air. (Frandson, 1992).

Botol Dipagi Hari

Image
Semangat pagi teman-teman saya ingin berbagi dengan tema sebuah BOTOL Klik gambar untuk memperbesar

Ulah Si Semut

Image
Klik gambar untuk memperbesar Insiden pertama : Seorang anak kecil meninggal karena ahli bedah yang menemukan semut di otaknya! Rupanya anak ini tertidur dengan beberapa permen di mulutnya atau di samping tenpat tidurnya. Semut itu merangkak ke telinganya dan akhirnya berhasil msuk ke otaknya. Ketika ia terbangun, ia tidak menyadaribahwa semut telah berada di dalam kepalanya. Setelah itu, ia terus-menerus mengeluh

Biokimia Nutrisi (Ekskresi Nitrogen dalam Urin)

Image
Tinjauan pustaka Klik gambar untuk memperbesar Nitrogen yang merupakan unsur terpenting semua organisme, dalam binatang dalam berntuk nitrogen protein dan nitrogen non protein (NPN). Senyawa nitrogen dapat berasal dari pakan dan endogen yang berupa urea saliva (Perry, 1984). Protein dan NPN pada ternak ruminansia mempunyai fungsi antara lain untuk membangun dan menjaga protein jaringan tubuh, menyediakan asam-asam amino, menyediakan sumber-sumber energi dan sumber lemak tubuh, sumber glikogen darah, penyusun enzim-enzim tubuh, penyusun hormone tubuh, serta menyediakan komponen tertentu dari DNA (Tilman et al., 1991).

Biokimia Nutrisi (Tepung Gandum)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Tepung gandum merupakan salah satu bahan dalam pembuatan makanan, tepung gandum keras digunakan untuk membuat roti dan produk-produk yang dibuat dengan melibatkan proses fermentasi, sedangkan tepung terigu lunak biasanya digunakan untuk membuat biskuit dan kue. Pada tepung gandum sering ditambahkan bahan-bahan aditif yang berfungsi untuk meningkatkan sifat tepung dandum yang dihasilkan, salah satu bahan yang sering ditambahkan yaitu L-sistein, yang berfungsi sebagai improving agant, yaitu meningkatkan sifat-sifat tepung gandum. Sistein dapat menimbulkan gluten, protein utama gandum yang yang berperan dalam pengembangan adonan yang dibuat dari tepung gandum, sehingga adonan menjadi lebih lunak (Bonjcan, and Angus, 2001).

Biokimia Ternak (Hati dan Otot)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Klik gambar untuk memperbesar Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh, memiliki fungsi kompleks antara lain pembentukan empedu, penyimpanan dan pelepasan karbohidrat, metabolisme kholesterol, pembentukan protein plasma dan berkaitan dengan metabolisme lemak (Ganong, 1999).

Biokimia Ternak (Filtrasi Ginjal)

Image
Tinjauan Pustaka Klik gambar untuk memperbesar Ginjal merupakan organ yang vital dari tubuh. Ginjal kanan pada bagian dorsoventralnya berbentuk pipih, oval yang tidak beraturan. Ginjal kanan terletak kira-kira antara rusuk terakhir sampai vertebra lumbalis ke-3, dengan permukaan dorsalnya menghadap ke pangkal diafragma otot-otot sublumbal. Ujung kranialnya terletak dalam lekukan ginjal pada permukaan hati. Di sebelah ventral ginjal berdekatan dengan pankreas, kolon, dan sekum. Ginjal kiri terletak antara vertebrata lumbal ke-2 atau ke-3 dan lumbal ke-5. dengan demikian sebagian besar ginjal kiri terletak di sebelah kaudal dari ginjal kanan (Subronto, 1985).

Biokimia Ternak (Pengukuran Gas Produk Fermentasi)

Image
TINJAUAN PUSTAKA Klik gambar untuk memperbesar Rumen adalah rongga atau ruangan perut binatang pemamah biak. Pada rumen ruminansia terjadi fermentasi. Fermentasi adalah reaksi biokatalis yang digunakan untuk mengolah substrat menjadi produk baru. Biokatalis dapat berasal dari bakteri, jamur dan khamir (Suharto, 1995). Kondisi lingkungan rumen mempunyai hubungan yang erat dengan pH cairan rumen, karena tinggi rendahnya pH di dalam rumen akan mempengaruhi aktivitas mikrobia rumen (Soebarinoto et al , 1990)

Dokumetasi SMA NFBS Serang Angkatan 6 (Study Tour)

Image
Klik gambar untuk memperbesar

Bahan Pakan dan Formulasi Ransum (Tongkol Jagung)

Image
Pengamatan Fisik Klik gambar untuk memperbesar Bahan pakan adalah bahan yang dapat di makan, dicerna dan digunakan oleh hewan. Secara umum dapat dikatakan bahwa bahan pakan adalah bahan yang dapat di makan (Tillman et . al ., 1998). Tongkol jagung, bahan pakan yang digunakan dalam praktikum kali ini merupakan konsentrat. Jagung disebut “The King of Cereal” atau “The Golden Brain” . Beberapa sifat jagung yaitu palatable, serat kasar rendah dan nilai kecernaannya (TDN) tinggi mencapai 80% (Zuprizal dan Kamal, 2000).