Posts

Showing posts from May, 2019

HAMAN: MENTERI SEGALA URUSAN FIR’AUN

Image
Ust. Dr. Miftah el-Banjary, MA Klik untuk memperbesar Melihat ilustrasi gambar ini, barangkali banyak yang tidak mengenali siapa dia sesungguhnya, sebagaimana kita juga tidak pernah tahu bahwa sosok ini ternyata juga berperan penting sebagai "tangan kanan" Fir'aun, kalau saja tidak diinformasikan Al-Qur'an. Hal ini mengindikasikan bahwa ada peran tokoh antagonis di balik kisah kezhaliman Fir'aun yang peran sentralnya tak kalah dahsyatnya dibandingkan Fir'aun itu sendiri. Dialah Haman; pembisik sekaligus Menteri Segala Urusan di Istana Fir'aun. Jika kata Fir'aun disebutkan sebanyak 38 kali di dalam Al-Qur'an, paling tidak nama "Haman" muncul sebanyak 5 kali pada beberapa surah di dalam Al-Qur'an, di antaranya surah Al-Qashash [28] ayat 6 dan 38, Al-Mu'min [40] ayat 36-37 dan Al-'Ankabuut [29] ayat 38. Seorang arkeolog Prancis Morris dalam penelitiannya di tahun 1882 dibuat tercengang sekaligus takjub denga

Penyamakan Kulit

BAB I PENDAHULUAN Sejak masa prasejarah pemanfaatan kulit telah dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut terbukti dari peninggalan tertulis maupun pahatan/relief pada batu yang menunjukkan bagaimana proses pengolahan kulit dan kegunaannya pada manusia sebagai pakaian serta rumah maupun tenda dari bahan kulit (bangsa Indian). Di Semenanjung Asia terutama India dan China ditemukan bukti tertulis. Di Afrika khususnya Mesir ditemukan pakaian dari kulit yang dipakai untuk membungkus mummy . Di Eropa, pengembaraan bangsa Moor telah membawa budayanya sampai Spanyol sehingga teknologi pengolahan kulit berkembang sampai negaranegara Eropa lainnya. Di Museum Berlin disimpan batu yang menggambarkan proses pengolahan kulit harimau. Demikian pula di British Museum kini tersimpan pakaian dan sepatu dari kulit dari masa prasejarah. Perkembangan proses pengolahan kulit secara sederhana dan pemanfaatannya di Asia disebarkan ke Asia dan Afrika oleh Marcopolo. Pada mulanya kulit hewan besar dan kuli

TIDAKKAH KITA MALU ?

Image
Maka hari ini.... Jika puasa terasa melemahkan, Jika tarawih melelahkan, Jika tilawah memayahkan, Mari menatap sejenak ke arah Palestina dan Suriah. Klik untuk memperbesar Sebab mereka dpt mewakili kita di garis depan iman, dibakar musim panas, direpotkan hajat, dicekam ancaman, disuguhi besi dan api, tapi mereka teguh dan tangguh, Mereka nan darahnya mengalir dengan tulang pecah, tapi tak hendak membatalkan shaum sebab ingin syahid berjumpa Rabbnya dalam keadaan puasa. Mereka gadis-gadis belia yang menulis nama di tangannya, agar jika syahadah menjemput dan jasad remuk tiada yang susah bertanya siapa namanya. Hari ini ketika kolak dan sop buah tak memuaskan ifthar kita, tataplah sejenak ke negeri yang makanan bekas di tong sampah pun jadi halal karena tiadanya makanan lagi. Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan palestina Dengan kepahlawanan mereka nan lebih suka bertemu Allah dari pada hidup membenarkan tiran. Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan su